BijakFun

Sarah Sunny, Pengacara Tuli Tampil Perdana pada Persidangan MA.

Kisah inspiratif, Sarah Sunny seorang pengacara wanita Tuli pertama di India yang mampu wujudkan mimpi.

841  views

KamiBijak.com, Hiburan - Mahkama Agung (MA) India, baru-baru ini saja memberikan perizinan untuk proses persidangan yang diterjemahkan kedalam bahasa isyarat, hal ini dilakukan untuk para pengacara yang mengalami gangguan pada pendengaran. 

Sarah Sunny merupakan advokat pertama dengan disabilitas Tuli yang mendapatkan izin untuk memperdebatkan kasus terkait hak-hak penyandang disabilitas di India secara virtual. Sarah dibantu oleh penerjemah bahasa isyarat dalam memahami isi persidangan kala itu, bagi Sarah dapat tampil pada persidangan MA merupakan sebuah mimpi yang akhirnya menjadi kenyataan. Tushar Mehta yang merupakan Jaksa Agung memberikan apresiasinya atas upaya yang dilakukan dan mengatakan bahwa hal tersebut merupakan sebuah langkah awal yang baik.

Bagi Sarah, hal ini merupakan sebuah pengalaman yang sangat berharga bagi dirinya karena selama ini Sarah memiliki keinginan yang besar untuk dapat tampil dan hadir pada persidangan dalam sebuah kasus di pengadilan tertinggi India. Ditambah hal ini terjadi di hadapan ketua Mahkama Agung India. Hal ini memberikan keberanian serta rasa lebih percaya diri. “Saya ingin menjadi panutan bagi orang lain yang memiliki kebutuhan khusus,” ujar Sarah.  

Sanchita Ain selaku Advocate on Record (AoR) menjelaskan bahwa India seharusnya memberi dukungan dengan memiliki fasilitas serta infrastruktur yang dikembangkan untuk mendukung orang-orang Tuli. Ain juga menjelaskan bagaimana sulitnya mempekerjakan juru bicara bahasa isyarat dan biaya yang mahal di India. Ain menjelaskan setidaknya dibutuhkan 2 juru bahasa untuk menginterpretasikan proses pengadilan, dikarenakan seorang juru bahasa hanya dapat menjelaskan berbagai hal melalui bahasa isyarat selama 1 jam. selain itu, ia juga menjelaskan biaya yang dikeluarkan untuk seorang juru bahasa sekitar Rs.1000 ( sebesar Rp 188,499) untuk 1 jam. 

Sarah mengatakan bahwa ia sangat tertarik untuk lebih bisa mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai hukum konstitusional, hak asasi manusia dan hukum disabilitas, untuk dapat membantu orang-orang dengan kemampuan khusus dalam upaya memasuki bidang hukum. (Faridz/MG)

Sumber : daaitv.co.id

 
Jangan lupa subscribe, tinggal komentar, dan share. 
KamiBijakID Channel : http://bit.ly/KamiBijakIDChannel
 
Follow kami juga di sini : 
 

Terima kasih sudah menonton. 

Like, Follow, dan subscribe Anda sangat berarti bagi kami untuk menambah semangat membuat konten yang lebih bermanfaat.