Kuliner

Ubah Lemak Daging Jadi Minyak Masak: Hemat, Lezat, dan Minim Limbah

Pelajari cara mudah mengolahnya menjadi minyak masak yang gurih, tahan lama, dan ramah lingkungan.

KamiBijak.com, Kuliner - Siapa bilang dapur cuma tempat memasak biasa? Justru dari sinilah banyak inovasi kecil bisa dimulai. Salah satunya dengan memanfaatkan bahan yang sering dianggap tak berguna: lemak daging. Selama ini, banyak orang langsung membuang lemak saat mengolah daging karena takut kolesterol atau merasa tidak perlu. Padahal, jika diolah dengan benar, lemak daging bisa menjadi minyak masak serbaguna yang kaya rasa dan bisa digunakan berulang kali.

Dalam tren gaya hidup ramah lingkungan dan minim limbah, semakin banyak orang mulai menyadari pentingnya memanfaatkan seluruh bagian bahan makanan. Salah satu caranya adalah dengan rendering, yaitu teknik mengubah lemak daging menjadi minyak. Metode ini tak hanya mengurangi sampah dapur, tetapi juga menghemat belanja dan menambah kedalaman rasa pada masakan.

Minyak dari olahan kulit ayam. (Foto : Dok Kompas)

 

Berikut langkah-langkah mudah membuat minyak dari lemak daging:

  1. Pilih Lemak Segar dan Potong Kecil

Gunakan lemak dari daging sapi atau ayam yang masih segar dan tidak berbau. Cuci bersih dan potong dadu kecil agar mudah meleleh. Lemak sapi menghasilkan minyak yang lebih kental dan tahan lama, cocok untuk penyimpanan jangka panjang.

 

  1. Lelehkan Perlahan di Api Kecil

Masukkan lemak ke wajan tebal tanpa minyak tambahan. Panaskan dengan api kecil agar lemak mencair perlahan tanpa terbakar. Proses ini bisa memakan waktu 30–60 menit, tergantung jumlah lemak. Lemak akan berubah menjadi cairan berwarna kekuningan—itulah minyak alaminya.

 

  1. Aduk dan Jaga Suhu

Aduk sesekali untuk mencegah lengket dan gosong. Hindari suhu tinggi agar minyak tidak berbau sangit. Ketika suara mendesis berkurang dan lemak tampak renyah, artinya proses hampir selesai. Sisa lemak yang garing disebut cracklings, bisa digunakan sebagai topping gurih untuk nasi atau lauk.

 

  1. Saring dan Simpan

Matikan api dan diamkan sebentar hingga suhu turun. Saring minyak menggunakan kain bersih atau saringan halus ke dalam toples kaca. Ini penting untuk memisahkan kotoran agar minyak lebih awet. Simpan di kulkas untuk masa pakai hingga 3 bulan, atau lebih lama jika dibekukan.

 

  1. Gunakan untuk Masakan Sehari-hari

Minyak ini bisa menggantikan mentega, margarin, atau minyak biasa untuk menumis, menggoreng, bahkan memanggang. Karena rasanya kuat, cukup gunakan sedikit untuk memberi aroma dan rasa khas yang gurih pada makanan.

Mengubah lemak daging menjadi minyak bukan sekadar trik hemat, tapi juga bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Setiap bagian bahan makanan punya nilai jika kita tahu cara mengolahnya. Jadi, mulai sekarang, jangan langsung buang lemak daging. Jadikan dapurmu tempat eksperimen seru yang mengubah limbah jadi berkah! (Restu)

Sumber : Fimela