BijakFlash

WHO Sarankan Warga yang Menerima Vaksin Sinovac Mendapatkan Booster

Hal tersebut dilakukan untuk memberikan kekebalan tubuh yang lebih kuat pada warga.

687   views

KamiBijak.com, Flash - World Health Organization (WHO) menyarankan bagi masyarakat yang mengalami gangguan sistem imun tubuh atau bagi masyarakat penerima vaksin inactivated disarankan untuk menerima vaksin booster. 

Hal ini dilakukan guna memberikan perlindungan yang ekstra kepada tubuh kita untuk mencegah penurunan kekebalan imun tubuh seseorang. Rekomendasi ini pun dirilis oleh Strategic Advisory Group of Experts (SAGE).

Alejandro Cravioto, Ketua SAGE dalam pertemuan pada selasa lalu pun menjelaskan, bahwa vaksin yang diberikan itu memiliki tingkat perlindungan yang kuat pada penyakit parah setidaknya dengan jangka waktu enam bulan

Alejandro Cravioto pun menambahkan walaupun belum ada data yang menunjukan kekebalan tersebut, tetapi penyakit parah yang terdapat di usia lansia dapat berkurang jauh. 

"Untuk saat ini kami terus mendukung perlunya pemerataan distribusi (vaksin) dan penggunaan dosis ketiga hanya pada mereka yang bermasalah kesehatan atau orang yang telah menerima vaksin inactivated" ujar Alejandro Cravioto, seperti dikutip dari Reuters, Rabu

Mengenai informasi ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa program ini menjadi program yang akan dilakukan di tahun 2022 dengan menjalankan dua skenario yang dimana Para lanjut usia (lansia) dan penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan akan ditanggung APBN.

"Vaksinasi booster akan dilakukan di klinik dan fasilitas kesehatan swasta. Sementara untuk puskesmas akan difokuskan untuk vaksin rutin," ungkap Budi Gunadi Sadikin, dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Selasa (14/12/2021).

Dilain kesempatan, Penny Lukito, Kepala Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan (BPOM) menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan uji coba untuk dosis vaksin booster secara homologous dan heterologous. 

Homologous adalah vaksin primer atau dosis pertama dan kedua serta dosis boosternya menggunakan jenis yang sama. Sementara heterologous menggunakan vaksin yang berbeda.

Sumber: https://merahputih.com/post/read/mulai-dari-wisata-psikedelik-legal-sampai-crypto-trip-intip-3-tren-masa-depan-dunia-pariwisata    

#BijakFlash
#KamiBijakChannel
#GenggamDuniaTanpaSuara 

Jangan lupa subscribe, tinggal komentar, dan share. 
KamiBijakID Channel: http://bit.ly/KamiBijakIDChannel 

Follow kami juga di sini: 
Website: http://bit.ly/KamiBijakcom 
Instagram: http://bit.ly/KamiBijakIDInstagram 
Facebook: http://bit.ly/KamiBijakIDFacebook 
TikTok: http://bit.ly/KamiBijakIDTikTok

Terima kasih sudah menonton, Like, Follow, dan subscribe Anda sangat berarti bagi kami untuk menambah semangat membuat konten yang lebih bermanfaat.