BijakFun

Wanar, Desa Sejuta Bonsai di Lamongan Mendunia

Desa Wanar di Lamongan terkenal dengan sejuta bonsainya, hingga mendunia

160  views

KamiBijak.com, Hiburan Desa Wanar, Kecamatan Pucuk adalah sebuah desa wisata di kabupaten Lamongan yang dijuluki “Desa Sejuta Bonsai” karena desa tersebut memiliki keunikan tersendiri yang menjadi daya tarik untuk pecinta tanaman hias.

Selain itu, sekitar 80 persen warganya memiliki usaha tanaman hias dan bonsai, bahkan sudah dikenal di skala nasional dan internasional. Berbagai bentuk tanaman yang unik dan menarik bisa dilihat di sepanjang jalan masuk ke Desa Wanar, mulai dari rumput hias sampai bonsai yang berukuran besar hingga jenis tanaman hias lainnya.

Bukan Cuma Jadi Penghasil Tanaman Hias, Desa Wanar Diusulkan Bupati  Lamongan Jadi Desa Devisa - Tribunjatim.com

Sebelumnya, banyak masyarakat Desa Wanar yang berprofesi sebagai tukang taman di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, hingga pulau luar Jawa. Berawal dari pengalaman tersebut Warga Desa Wanar mencoba melakukan inovasi dan kreasi.

Alf flora merupakan salah satu pengusaha tanaman hias yang sukses menjadikan tanaman hias bernilai jual sangat tinggi. Kepada Kabar1News.com, Alf Flora membeberkan, sudah menjadi pekerjaan turun temurun dari pendahulunya. Menurutnya, proses pembentukan tanaman hias menjadi tanaman hias membutuhkan ketelitian dan kesabaran yang ekstra agar tanaman bisa menjadi indah dan bernilai jual tinggi.

"Sebenarnya pembentukan tanaman hias sangatlah sulit akan tetapi berkat ketekunan dan kesabaran kami selaku penerus dari pendahulu kita mampu menjaga dan mengembangkan tanaman hias yang bernilai seni dan punya nilai jual tinggi," ujar Alfi Flora, dikutip Kabar1News, Sabtu(6/8/2022).

Gunawan, seorang warga Dusun Tulung desa setempat mengaku, sebenarnya pembudidaya tanaman hias di Desa Wanar itu awalnya berasal dari Dusun Tulung, dan jumlah pembudidaya tanaman hias juga paling banyak.

"Sejarahnya kan kalau ngomong budidaya tanaman hias itu awalnya dari Dusun kami (Tulung, red). Seperti saya ini sudah generasi ke 3 dan memutuskan untuk hidup dari budidaya tanaman, tapi kalau penjual tanaman hiasnya rata-rata warga dusun Wanar, tapi kan ini satu desa jadi saling ambil peran masing-masing, saling melengkapi," paparnya.  (MG/Dicky)

Sumber: kabar1news.com

 
Jangan lupa subscribe, tinggal komentar, dan share. 
KamiBijakID Channel: http://bit.ly/KamiBijakIDChannel   
 
 

Terima kasih sudah menonton. Like, Follow, dan subscribe Anda sangat berarti bagi kami untuk menambah semangat membuat konten yang lebih bermanfaat.