BijakFun

Wafatnya Ratu Elizabeth II, Komunitas Disabilitas Inggris Kenang Kepedulian Sang Ratu

Komunitas Tuli memberikan penghormatan kepada Ratu Elizabeth II yang meninggal di Balmoral di Skotlandia pada usia 96 tahun

241  views

KamiBijak.com, Hiburan – Menyusul berita meninggalnya Ratu Elizabeth II, organisasi yang mewakili komunitas Tuli telah membagikan kenangan mereka tentang mendiang sang Ratu Inggris tersebut.

Royal National Institute for Deaf People (RNID), di mana mendiang Duke of Edinburgh adalah pelindung kerajaan, mengatakan bahwa Ratu telah "menjadi sosok yang teguh, bermartabat, dan meyakinkan".

Komunitas Difabel dan Organisasi Tuli Inggris Kenang Kepedulian Ratu  Elizabeth - Disabilitas Liputan6.com

“Yang Mulia tak kenal lelah setiap bekerja di sektor amal selama 70 tahun masa pemerintahannya; perhatiannya menjadi inspirasi bagi jutaan orang di komunitas kita dan lebih luas. Kami turut berduka bersama keluarga Kerajaan." Mark Atkinson, kepala eksekutif badan amal itu, menambahkan.

Kenangan-kenangan tentang kebaikan sang ratu terus menerus terungkap. Salah satunya dari Deafinitely Theatre yang turut berkabung melalui Twitter, menuliskan, “Deafinitely Theatre sangat sedih mendengar berita kematian Yang Mulia Ratu.

“Direktur Artistik kami, Paula Garfield, masih ingat bertemu dengan Ratu pada Mei 2011. Kami semua berterima kasih atas kerja keras dan komitmen Ratu yang berkelanjutan dalam mengakui pentingnya teater dan seni dalam budaya kita.”

NRCPD, regulator sukarela profesional komunikasi Tuli, mengatakan, “Istirahatlah dalam Damai Ratu Elizabeth Kedua. Dukungannya terhadap begitu banyak badan amal selama 70 tahun pemerintahannya telah membuat perbedaan besar bagi kehidupan banyak orang. Hari ini kami turut berbela sungkawa [bersama keluarga Kerajaan].”

Craig Crowley, CEO Action Deafness, mengatakan, “Berita yang sangat menyedihkan. Ia telah memerintah selama 70 tahun."

CEO Craig Crowley Represents Action Deafness at VODG Conference | Action  Deafness

Di tempat lain, badan amal Buta-Tuli Sense menyatakan belasungkawa terdalamnya. "Yang Mulia, Ratu, menjaga mahkota dan negara dengan pengabdian tanpa pamrih, mendapatkan kasih sayang dari generasi ke generasi di Inggris, dan di seluruh dunia," kata mereka.

"Selama 70 tahun Yang Mulia Ratu telah memerintah kami, dengan komitmen, kebanggaan, dan kerendahan hati yang besar."

Lynn Gillon, ketua wali di British Tinnitus Association, mengatakan dedikasi dan pelayanan mendiang Ratu merupakan teladan bagi disabilitas.

“Yang Mulia memberikan dukungan dan dorongan kepada banyak badan amal, anggota staf, wali, dan sukarelawan mereka selama hidupnya dan pekerjaan serta dedikasinya membuat perbedaan nyata dan abadi pada bentuk masyarakat sipil di seluruh Inggris.

“Semua orang di British Tinnitus Association mengakui kontribusi luar biasa yang telah dilakukan mendiang Ratu untuk sektor sukarela dan masyarakat kita.

"Pikiran kami bersama keluarganya pada saat yang menyedihkan ini," katanya. (MG/Dicky)

Sumber: Liputan6.com

 
Jangan lupa subscribe, tinggal komentar, dan share. 
KamiBijakID Channel: http://bit.ly/KamiBijakIDChannel   
 
 
 
Terima kasih sudah menonton. Like, Follow, dan subscribe Anda sangat berarti bagi kami untuk menambah semangat membuat konten yang lebih bermanfaat.