Sabar Gorky, Teman Daksa Pertama yang Mencapai Puncak Elbrus

Menjadi Disabilitas Daksa pertama yang mencapai puncak Elbrus, Sabar Gorky mengingatkan teman-teman untuk terus menjaga kesehatan sebelum mendaki

631   views

Kamibijak.com, Bincang Isyarat – Olahraga naik gunung umumnya dilakukan oleh mereka yang memiliki kondisi tubuh yang sempurna. Tapi, pernahkah kalian mendengar bahwa ada seseorang yang menaiki gunung hanya dengan memiliki satu kaki?

Kali ini, tim KamiBijak kedatangan narasumber yang memiliki hobi naik gunung dengan keterbatasan fisiknya, namanya Sabar Gorky. Ia adalah seseorang yang memiliki hobi naik gunung dengan hanya memiliki satu kaki. 

Pendaki gunung yang memiliki nama Sabar ini menambahkan nama Gorky, sastrawan terkenal di Rusia, Maxim Gorky. Kini namanya dikenal dengan Sabar Gorky.
Gorky mengatakan bahwa ia sudah menaiki sebanyak 17 gunung di Indonesia dan gunung yang paling berkesan baginya ada Gunung Cartenz, Papua. Sebelum mendaki, ia bisa mempersiapkan fisik dan mental hingga enam bulan sebelum mendaki.

“Banyak yang fisiknya normal tapi tidak sampai tembus kesitu. Karena kita harus menguasai teknik-teknik, kita harus manjat sekitar 12 jam. Dan yang paling berkesan yaitu di Gunung Lawu dan juga pertama kali menaiki gunung dengan Difabel, jadi sangat berkesan bagi saya.” Ungkap Sabar Gorky.

Untuk gunung di luar Indonesia, Sabar Gorky mengatakan bahwa semuanya berkesan. Empat gunung yang sudah ia daki, yaitu Elburst, Kilimanjaro, Akonkagua, dan Indonesia, Cartenz Piramid. 

“Di Afrika, di mana mereka banyak yang meremehkan tentang Difabel. Wah apa kondisi fisik seperti apakah mampu? Tapi Alhamdulillah saya sampai ke puncak Kilimanjaro. Di Cartenz juga ada yang meremehkan saya, tapi saya diberikan kesempatan, selama saya diberikan kesempatan, saya gunakan sebaik mungkin. Di Elbrus, itu juga berkesan karena menjadikan pendaki Daksa pertama di dunia yang bisa mencapai puncak Elbrus lewat jalur Utara.” Ungkap Sabar Gorky. 

Ia mengatakan bahwa selama pendakian, ia tidak pernah menerima tindikan diskriminatif, justru banyak teman-teman yang menemani ketika pendakian itu. 
Gorky mengatakan butuh usaha dan latihan terus menerus ketika hendak mendaki gunung. Ia juga mengingatkan kepada teman-teman yang hendak mendaki harus menjaga kesehatan dan kekuatan tubuh.(KEI/MG)

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=9ZENZs-dwIk&t=1530s

#BincangIsyarat
#KamiBijakChannel
#GenggamDuniaTanpaSuara

Jangan lupa subscribe, tinggal komentar, dan share. 
KamiBijakID Channel: http://bit.ly/KamiBijakIDChannel 

Follow kami juga di sini: 
Website: http://bit.ly/KamiBijakcom 
Instagram: http://bit.ly/KamiBijakIDInstagram 
Facebook: http://bit.ly/KamiBijakIDFacebook 

Terima kasih sudah menonton, Like, Follow, dan subscribe Anda sangat berarti bagi kami untuk menambah semangat membuat konten yang lebih bermanfaat.

==============
TAG(S): sabar gorky,tuna daksa,puncak elbrus,disabilitas,tuna daksa pendaki gunung,disabilitas pendaki gunung,sabar gorky disabilitas,sabar gorky puncak elbrus,sabar gorky everest,everest,sabar gorky hitam putih,pendakian sabar gorky,sabar gorky kilimanjaro,sabar gorky cartenz,profil sabar gorky,kamibijak,kami bijak