Program Lokakarya “Writing for Inclusion” dari British Council untuk Teman Disabilitas

Workshop British Council dengan tema Lokakarya “Writing for Inclusion” untuk teman-teman jurnalis Disabilitas.

197   views

Kamibijak.com, Bincang Isyarat - British Council yang merupakan salah satu organisasi budaya Inggris yang bergerak di bidang Pendidikan. Baru saja membuka program terbaru yang dinamakan Lokakarya “Writing for Inclusion” yang ditujukan untuk teman-teman jurnalis Disabilitas.

Program “Writing for Inclusion” ini bertujuan untuk memperkaya keterampilan para jurnalis pemula maupun jurnalis aktif untuk memperluas ruang lingkup praktik jurnalistik mereka. Tak hanya itu, program tersebut bisa melatih menulis secara inklusif dan juga mengangkat perspektif mereka akan hal-hal yang baru.

“Media memegang peran penting dalam pembentukan dan pergeseran perspektif dalam masyarakat. Harapan kami ke depannya sektor media akan menjadi semakin inklusif, baik dari sisi praktik maupun dari sisi praktisi dan akan memberikan pengaruh positif ke publik,” kata Levina dari British Council saat diwawancarai oleh tim KamiBijak via Zoom (14/4).

Program “Writing for Inclusion” ini dibuka sampai tanggal 25 April 2021, dan tidak dipungut biaya apapun (gratis).

Dan bagi kalian teman-teman yang ingin ikutan dalam workshop ini, diantaranya harus mengikuti ketentuan umum, seperti: calon peserta harus terbuka dan memiliki minat untuk menulis secara inklusif, tinggal dan bekerja di Indonesia, berpartisipasi penuh dalam semua elemen program, adanya sikap mandiri, ingin tahu, bisa berkolaboratif, dan juga berpartisipasi dalam proses dokumentasi, penutupan, serta evaluasi program.

Program tersebut akan dibagi menjadi dua grup. Kriteria grup A yaitu jurnalis yang sedang bekerja aktif, dan mampu menunjukan setidaknya dua tahun pengalaman penerbitan. Lalu kriteria grup B yaitu jurnalis pemula atau penulis yang mengidentifikasi diri sebagai Disabilitas, mempunyai minat aktif menjadi jurnalis, dan juga dapat menunjukkan semangat dan komitmen untuk menulis, misalnya memiliki blog sendiri atau pernah dipublikasikan di platform online tanpa bayaran.

Keuntungan mengikuti program “Writing of Inclusion”, diantaranya; memahami berbagai peran jurnalisme dalam mempengaruhi pergeseran perspektif dan membawa perubahan sosial. Mendapatkan referensi dan pendekatan baru untuk praktik jurnalistik yang inklusif. Membangun profil dan jaringan sebagai penulis. Menjalin hubungan dengan organisasi yang memiliki minat khusus.

Lalu, berpeluang untuk menerbitkan tulisan berbayar di platform Disability Arts Online. Berkesempatan mendapatkan hibah peliputan untuk mendukung proses produksi liputan. Mendalami manfaat aksesibilitas bagi setiap orang. Memahami dampak hambatan bagi teman Disabilitas. Memahami nilai dan relevansi seni Disabilitas. Dan juga mempelajari nilai kreatif dari keanekaragaman.

Dan bagi calon pendaftar yang terpilih adalah pendaftar yang memenuhi kriteria umum dan seluruh kriteria khusus dari salah satu grup, dan dapat merepresentasikannya melalui dokumen pendaftaran. 

Untuk mengetahui informasi selengkapnya, teman-teman bisa mengunjungi https://bit.ly/WFI2021_informasi. (FEB/MG)  

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=HVckWUyq5HE
#BincangIsyarat
#KamiBijakChannel
#GenggamDuniaTanpaSuara

Jangan lupa subscribe, tinggal komentar, dan share.
KamiBijakID Channel: http://bit.ly/KamiBijakIDChannel 

Follow kami juga di sini:
Website: http://bit.ly/KamiBijakcom
Instagram: http://bit.ly/KamiBijakIDInstagram
Facebook: http://bit.ly/KamiBijakIDFacebook 

Terima kasih sudah menonton, Like, Follow, dan subscribe Anda sangat berarti bagi kami untuk menambah semangat membuat konten yang lebih bermanfaat.

==============
TAG(S): british council,teman disabilitas,writing for inclusion,lokakarya,lokakarya british council,disability arts online,disabilitas,media ramah disabilitas,jurnalis,jurnalis disabilitas,kamibijak,kami bijak