BijakFun

Kisah Karyawan Tuli McD Indonesia, Pensiun Usai 27 Tahun Bekerja

Kisah Restianto, karyawan McD Indonesia seorang tuli yang bekerja selama 27 tahun.

248  views

KamiBijak.com, Hiburan – Berkebutuhan khusus tidak menghalangkan seseorang untuk terus menginspirasi. Seperti halnya seorang special crew (karyawan dengan kebutuhan khusus) McDonald’s Indonesia, Restianto yang seorang Tuli. Dia telah bekerja selama 27 tahun di restoran cepat saji tersebut. 

Dedikasi Restianto atau yang disapa Anto menjadi special crew senior sejak awal restoran cepat saji ini buka di Indonesia pada 1995. 

Di awal kariernya, Anto sempat merasa gerogi dengan keadaan yang dia miliki. Terutama saat berkomunikasi dengan rekan kerjanya. Anto terus berusaha agar dapat berkomunikasi dengan timnya. Dia akan menulis apa yang ingin disampaikan ketika berkomunikasi kepada timnya yang kurang paham dengan bahasa isyarat.

Fuad Luth, General Manager McDonald’s Jatiwaringin tempat Anto bekerja pun sangat mengapresiasi kemampuannya. Terutama kemampuan Anto dalam hal mengingat. Menurutnya, Anto juga merupakan sosok yang gigih dalam bekerja. Dia selalu siap dalam menggantikan rekan kerjanya yang ingin istirahat. 

“Pak Anto ini orangnya kuat, bersedia menggantikan posisi temannya, beliau juga gigih dalam bekerja. Beliau juga tidak bisa diam, ada saja yang beliau kerjakan,” ungkap Fuad dalam wawancara eksklusif bersama Restianto di McDonald’s Palmerah, Jakarta (29/7/2022).

Anto beroperasi di bagian dapur. Station ayam goreng menjadi kegemaran Anto saat bekerja di restoran cepat saji. Selama 27 tahun kariernya, ayam goreng yang dibuatnya selalu sesuai standar. 

Ikatan yang kuat antara Anto dan teman-temannya memang telah terbangun. Haru sangat menyelimuti untuk melepas sosok inspiratif ini pada (29/7/2022) lalu yang menjadi hari terakhir Anto bekerja. 

“Pengalaman paling mengesankan buat saya adalah bertemu dengan teman-teman. Walaupun ada beberapa yang tidak mengerti apa yang saya bicarakan. Tetapi mereka tetap memahami saya dan suka bercanda dengan saya,” kata Anto, dibantu dengan keluarga sebagai penerjemah bahasa isyarat.

Anto juga mengatakan, untuk kedepannya dia akan tetap berada di dunia kuliner. Disela-sela wawancara Anto juga berpesan kepada teman-teman disabilitas diluar sana.

Tuli bukanlah halangan. Tetap semangatlah dalam menjalani hidup. Buktinya saya bisa, kamu juga pasti bisa,” tutupnya. (MG/Nadia)

Sumber: Kumparan

 
Jangan lupa subscribe, tinggal komentar, dan share. 
KamiBijakID Channel: http://bit.ly/KamiBijakIDChannel   

Follow kami juga di sini: 

 
Terima kasih sudah menonton, Like, Follow, dan subscribe Anda sangat berarti bagi kami untuk menambah semangat membuat konten yang lebih bermanfaat.