BijakFun

Kisah Disabilitas Netra: Gunakan Mata Hati Untuk Membangun SLB

Simak kisah Tatang yang walau tak dapat melihat, namun punya mata hati membangun SLB!

127  views

KamiBijak.com, Hiburan - Pria disabilitas netra asal Bandung, Tatang merupakan seorang lulusan Antropologi dari Universitas Padjadjaran tahun 1998 yang juga adalah pendiri SLB ABCD di wilayah Caringin, persis rumah tinggalnya yang berlokasi di  Jalan Holis Gang H Pakih No. 67, Kecamatan Babakan Ciparay. 

Tatang mulai membangun SLB pada tahun 2003. Walau dia tidak bisa melihat tapi memiliki mata hati, maksudnya dia peduli terhadap anak-anak disabilitas yang haus ilmu. Menurutnya, banyak disabilitas yang seharusnya mendapatkan pendidikan pada usia sekolah, namun ditemukan terkatung-katung di jalan, bahkan melakukan pekerjaan yang belum semestinya.

"Nah, karena kami keluarga dari disabilitas netra, jadi ketika di jalan menemukan kawan-kawan anak-anak disabilitasnya hati saya merasakan keresahan, bahwa bagaimana rasanya juga seperti mereka," ujarnya.

Proses pembangunan sesungguhnya dimulai dari 1998 sampai 2002 yang bermula dari sebuah pikiran dan ide membuka sekolah SLB. Tatang sangat terbantu dengan kakaknya yang berlatar belakang Pendidikan Luar Biasa. Mereka saling melengkapi dalam membangun SLB tersebut. 

Rumah Tatang disulap secara bertahap sebanyak 12 ruang kelas yang berukuran 3x3 meter untuk jenjang SD, SMP hingga SMA di mana  semua siswa disabilitas bercampur dalam belajar. 

"Tahun ini, kebanyakan anak-anak kecil masuk ke SD dan didominasi oleh tuna grahita, sekitar 70 persen," ujarnya.

SLB ABCD telah menjangkau siswa dari luar Kota Bandung. Namun, luas lahan 218 meter persegi masih jauh dari ideal yang seharusnya mencapai 1.200-1.500 meter persegi.

Dia berharap masyarakat lebih banyak perhatian terhadap disabilitas. Masa depan disabilitas itu tergantung pada kita dapat memahami dan mengasihi mereka.

Syukurlah, Tatang mendapatkan bantuan BOS yang diterima SLBnya dan meminta pemerintah untuk terus mendukung dan memberikan perhatian pada disabilitas. Semoga harapan Tatang bahwa, SLB ABCD memiliki fasilitas yang lebih lengkap untuk pelayanan disabilitas ini dapat tercapai. (Restu)

Sumber: detik.com

Jangan lupa subscribe, tinggal komentar, dan share.

KamiBijakID Channel: http://bit.ly/KamiBijakIDChannel

Follow kami juga di sini:

 
Terima kasih sudah menonton.

Like, Follow, dan subscribe Anda sangat berarti bagi kami untuk menambah semangat membuat konten yang lebih bermanfaat.