KabarBijak

Ketua Umum IMI Harap Tahun Depan Dapat Gelar F1 di Indonesia

Formula 1 diharapkan dapat diselenggarakan di Indonesia tahun depan.

166  views

Kamibijak.com, Infosiana – Bambang Soesatyo (Bamsoet), Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) berharap balap mobil internasional bergengsi yaitu Formula 1 (F1) dapat diselenggarakan di Indonesia tahun 2024 yang akan datang.

"Kita punya agenda besar ke depan ada Formula E dalam dua seri tahun ini. Mudah-mudahan ini mimpi saya dan mimpi para penggemar otomotif Indonesia, kita bisa menghadirkan Formula 1 (F1) tahun depan di Indonesia," jelas Bamsoe seperti yang dilansir oleh detik.com di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan pada Senin, (16/01/2023) lalu.

Ia mengatakan bahwa Indonesia memiliki beberapa agenda balapan internasional, seperti MotoGP Mandalika, World Superbike, hingga Formula E. Maka dari itu, IMI akan mengerahkan upaya agara Formula 1 dapat diselenggarakan di Indonesia.

"Bagaimana caranya? Ini sedang kita upayakan agar balap internasional itu bisa hadir di tengah-tengah kita," jelasnya.

Bamsoet yang juga merupakan politisi asal Partai Golkar itu juga menjelaskan bahwa Joko Widodo, Presiden RI memang juga memiliki harapan besar terhadap dunia otomotif di Indonesia. Hal ini juga mendorong peningkatan ekonomi kreatif di tanah air.

Penyelenggaraan GP Mandalika lalu sendiri dapat membangkitkan sektor parawisata dan bahkan kegiatan sosial di Indonesia.

"Kemudian bagaimana kita juga sama-sama tahu kerja keras beliau (Presiden) untuk menghadirkan dan mewujudkan mimpi hadirnya Mandalika, mahal memang, tapi hasilnya luar biasa bagi nama Indonesia di mata internasional tidak saja di mata para pembalap atau penggemar otomotif dunia, tapi juga dari sektor pariwisata. Lebih dari setengah miliar penduduk dunia menonton kegiatan-kegiatan yang ada di Mandalika dan 200 negara menghasilkan melalui televisi televisi di negara mereka tentang Mandalika, sehingga kita bangga, kita tidak hanya punya Bali tapi juga punya Mandalika NTB, punya Raja Ampat punya yang di NTT itu Labuan Bajo," ujar Bamsoet.

"Jadi itulah karena ini otomotif tidak terpisah dari kegiatan yang memiliki kewajiban kita mendorong majunya pariwisata, majunya ekonomi, dan juga gerakan sosial mulai kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan," tutupnya. (MG/Disha)

Sumber: Detik.com

 
Jangan lupa subscribe, komentar, dan share. 
KamiBijakID Channel: http://bit.ly/KamiBijakIDChannel    

Follow kami juga di sini: 

 
Terima kasih sudah menonton, Like, Follow, dan subscribe Anda sangat berarti bagi kami untuk menambah semangat membuat konten yang lebih bermanfaat.