KamiBijak.com, Infosiana – Berikut 3 berita terbaru yang KamiBijak sajikan per tanggal 13 Februari 2019

Atlet Peraih Emas Asian Games Belum Terima Bonus Rumah

Ajang pesta olahraga Asian Games sudah usai, namun hingga kini bonus untuk para atlet peraih emas belum menerimnya. Bonus yang di janjikan Asian Games yakni uang tunai, jabatan Pegawai negri sipil dan rumah.

Menurut dua atlet peraih emas, Wko Yuli Irawan (angkat besi) dan Hanifan Yudani Kusuma (pancake silat) meraka baru menerima dua dari bonus tersebut.

Tanah yang akan di berikan Kemenpora nantinya minimal 90 m untuk para atlet peraih emas. Pihaknya masih terus berkomunikasi dengan beberapa pihak terkait seperti Pemprov dan Pemda.

Baca selengkapnya di link di bawah ini!

Sumber: https://www.suara.com/sport/2019/02/12/151500/seluruh-atlet-peraih-emas-asian-games-belum-terima-bonus-rumah


Tiket Pesawat Naik, Bandara Kualanamu Sepi Penumpang

Jumlah penumpang di Bandara Kualanamu Internasional Airport (KNIA) menurun. Hal itu disebabkan oleh naiknya harga tiket pesawat domestik.

Menurut Branch Communication and Legal Manajer Bandara Kualanamu, Wisnu Budi Setianto mengatakan Bandara Kualanamu mengalami penurunan hingga 189.762 penumpang.

Selain itu dampak dari kenaikan harga tiket juga mengakibatkan penurunan jumlah penerbangan, yaitu sebesar 1.734 atau 23,6 persen.

Untuk info lebih lanjut kalian bisa lihat di video ini hingga habis atau baca link dibawah ini!

Sumber: https://www.liputan6.com/regional/read/3893194/tiket-pesawat-mahal-jumlah-penumpang-di-kualanamu-turun-drastis?source=search


Dapat Apresiasi dengan julukan Preman, Mentri Susi “whatever you name it

Susi Pudjiastuti, dikenal sebagai menteri Kelautan dan Perikanan RI dengan gayanya yang nyentrik dan cuek abis. Baru-baru ini ia mendapatkan apresiasi dengan julukan preman. Hal itu dikarenakan kebiasaanya yang suka merokok dan memiliki tattoo di bagian tubuhnya.

Menganggai hal itu Menteri Susi tidak ambil pusing.

“Preman atau apa whatever you name it,” kata Susi dalam sebuah acara diskusi di Kantor Staff Presiden, Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Ia mengaku kerap mendapat bully-an dan serangan hoaks atas kinerja dan pencapaiannya selama menjadi menteri kelautan dan perikanan.

Lebih lengkap, klik link di bawah ini!

Sumber: https://www.liputan6.com/bisnis/read/3893518/cerita-menteri-susi-dapat-apresiasi-dunia-tapi-disebut-preman-di-ri