KabarBijak

Antoni Tsaputra: Difabel Asal Padang Peraih Gelar Doktor di Australia

Antoni Tsaputra adalah seorang disabilitas fisik yang sukses menjadi difabel pertama dari Indonesia yang menyelesaikan studi doktoral di Australia...

1293   views

KamiBijak.com, Infosiana. Siapapun yang berusaha keras akan mencapai keberhasilan. Prinsip hidup inilah yang membuat Antoni Tsaputra mampu meraih Gelar Doktor di Universitas New South Wales,walau dia seorang penyandang disabilitas fisik.

Kini Antoni Tsaputra dan istrinya Yuki Melani yang menemaninya selama beberapa tahun di Sydney, sudah kembali ke Padang ( Sumatera Barat) untuk bekerja dan menyesuaikan diri dengan kehidupan di Indonesia yang belum ramah disabilitas.

Dalam menjalani kegiatan sehari-hari, Tsaputra menggunakan kursi roda dan dia bersyukur, transportasi publik di Australia sudah ramah dengan disabilitas dan juga lingkungan disana yang sudah inklusif, jadi memudahkan mahasiswa disabilitas seperti dirinya untuk dapat menyelesaikan pendidikan doktoral.

“Sudah ada 3 atau 4 orang penyandang disabilitas yang meraih gelar doctor di Indonesia kalau tidak salah. Tapi saya mungkin penyandang disabilitas fisik berat pertama di Indonesia yang meraih PhD di luar negeri,” katanya lewat percakapan email dengan wartawan ABC Indonesia Sastra Wijaya.

Antoni menyelesaikan pendidikan di Jurusan Ilmu Sosial (Social Sciences) di UNSW dengan disertasinya tentang penganggaran pemerintah yang inklusif terhadap penyandang disabilitas ( Disability Inclusive Budgeting).

“Saya meneliti bagaimana potensi penganggaran pemerintah di Indonesia yang berpihak kepada penyandang disabilitas bisa membantu merealisasikan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dalam seluruh sector tidak lagi hanya dalam ranah rehabilitasi sosial.” Kata Antoni.

Lalu ia rekomendasinya dari kesimpulan disertasi tersebut.

“Temuan terpenting dari studi doktoral saya bahwa alokasi anggaran tidak cukup untuk para warga difabel berpartisipasi aktif dalam pembangunan di Indonesia,” katanya.

Menurut Antoni perlunya penganggaran inklusif disabilitas ( Disability Inclusive Budgeting) sehingga nantinya tidak hanya sekedar kebijakan untuk membantu para disabilitas dalam pembangunan tapi harus memungkinkan penyandang difabel menjadi agen aktif dalam pembangunan sebgai warga masyarakat berdaya.

Sebelumnya Antoni menyelesaikan studi S1 di Universitas Andalas Padang bidang Sastra Inggris di tahun 2000 dan melanjutkan S2 di tahun 2011 dan meraih gelar Master of Arts dari Griffith University di bidang Journalism and Mass Communication, yang masuk dalam program beasiswa dari pemerintah Australia.

Lalu ia melanjutkan studi doktoral di UNSW atas beasiswa dari pemerintah Indonesia lewat LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Antoni bercerita bahwa pendidikan doktoral bukanlah perjalanan studi yang mudah bagi siapa saja termasuk mereka yang memiliki disabilitas.

Karena menurut Antoni, ia tidak melihat perjalanan pendidikan di Sydney merupakan sebuah kesulitan, melainkan menjadi tantangan bagi dirinya.

“ Tantangan terkait disabilitas saya adalah waktu yang diperlukan relative lebih lama dalam menulis, karena saya mengetik menggunakan virtual keyboard, sehingga saya juga harus menghabiskan lebih banyak waktu di lab untuk bekerja.” Katanya.

Sebelum melanjutkan pendidikan di Australia, Antoni Tsaputra sudah bekerja sejak tahun 2004 sebagai pegawai negeri sipil di Pemerintah Kota Padang dan sejak 2011 juga aktif dalam gerakan hak kelompok difabel terutama di bidang advokasi hak-hak penyandang disabilitas.

“Saya kembali akan berjuang bersama komunitas saya untuk melanjutkan advokasi hak-hak penyandang disabilitas dan mengaplikasikan hasil penelitian doktoral saya untuk menjadikan disabilitas sebagai isu kesejahteraan sosial,” katanya

Antoni juga memberikan pesan kepada teman – teman difabel lainnya yang ingin melanjutkan studi agar tetap semangat dan memiliki tekad yang kuatdan bekerja keras.

Sumber : https://news.detik.com/abc-australia/d-4627749/tak-ada-yang-mustahil-difabel-asal-indonesia-antoni-tsaputra-raih-doktor-di-australia

 

Link Gambar :

https://news.detik.com/abc-australia/d-4627749/tak-ada-yang-mustahil-difabel-asal-indonesia-antoni-tsaputra-raih-doktor-di-australia