BijakFun

Tahun Keempat Muhammad Fakhry, Brewer Disabalitas yang Ikuti Kompetisi Nasional Ajang Kopi

Fakhry (Brewer Disabilitas) melaksanakan kompetisi nasional yang keempatnya di tahun ini.

61  views

Kamibijak.com, Hiburan – Muhammad Fakhry merupakan brewer disabilitas asal Samarinda yang menjadi peserta kompetisi nasional Indonesia Coffee Event (ICE). Tahun ini merupakan tahun keempatnya di ajang kompetisi nasional. Acara perlombaan tersebut diselenggarakan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta.  

Dirinya juga berbagi sedikit kisah ketika awal mulanya menjadi seorang home brewer. Fakhry mengaku dirinya belum pernah seutuhnya menjadi seorang barista, karena dia sendiri bekerja di luar industri kopi. Dirinya lebih bisa dibilang menjadi home brewer yang memiliki alat sendiri dan menyeduh sendiri di rumah. Namun, dirinya sering dibayar untuk kerja di industri kopi yang menjadikannya dikenal dan mulai take over bar isi-isi kelas coffee shop dan sudah berjalan selama 7 tahun. 

Perjalanannya menjadi seorang home brewer juga berawal dari numpang menyeduh di coffee shop milik temannya yang berlokasi di daerah Jakarta Selatan. Dari situlah dirinya juga mulai percaya diri untuk tampil di depan banyak orang walaupun dengan kondisi yang berbeda (disabilitas). 

Dalam perlombaan itu, dirinya tetap merasakan pressure yang menjadikannya gugup. Pasalnya penampilan fisiknya yang berbeda sendiri dibanding peserta lain menjadi sorotan bagi para penonton. 

“Walaupun ini tahun ke 4 saya, tapi tetep pressure tekanan juga banyak jadi agak agak gugup. Ya mungkin, penampilan agak beda sendiri dibanding peserta lain jadi otomatis “wih siapa nih”, berbeda gitu. Jadi pasti slalu jadi spotlight lah gitu, jadi ya rada-rada guguplah walaupun udah tahun ke 4 tapi tetep guggup, tapi ya menikmatilah,” ujarnya ketika diwawancara (7/26/2022).

Namun begitu, Fakhry tetap menikmati dan menyelesaikan perlombaannya tersebut. Dia juga memberikan pesan terhadap teman-teman disabilitas lainnya yang ingin menjadi berkarya di industri kopi sepertinya. 

Menurutnya dalam wawancara tersebut, Fakhry mengusulkan untuk mereka (disabilitas) agar mengikuti lomba-lomba kecil terlebih dahulu. Nantinya, ketika mental, pengetahuan, dan keberaniannya sudah cukup barulah ikut lomba-lomba besar. Terlebih orang-orang seperti kita (disabilitas) harus memiliki mental yang lebih kuat. 

Fakhry juga menambahkan, lomba-lomba kopi tidak pernah menghalangi disabilitas buat ikut lomba, karena tidak ada peraturannya, ujar pemenang peringkat 11 kompetisi dunia itu. (MG/Alissa)

Sumber : wawancara KamiBijak (Rabu 27/07/2022)

 
Jangan lupa subscribe, tinggal komentar, dan share. 
KamiBijakID Channel: http://bit.ly/KamiBijakIDChannel   

Follow kami juga di sini: 

 
Terima kasih sudah menonton, Like, Follow, dan subscribe Anda sangat berarti bagi kami untuk menambah semangat membuat konten yang lebih bermanfaat.