KabarBijak

Cerita Penyandang Disabilitas Ukraina Terjebak di Tengah Perang

Melarikan diri dari invasi Rusia adalah hal yang mustahil bagi disabilitas Ukraina

3,055  views

KamiBijak.com, Infosiana - Vova adalah seorang pengidap sindrom Opitz-Kaveggia, salah satu kondisi genetik langka yang menyebabkan disabilitas intelektual. Vova Komarenko, salah seorang penyandang disabilitas di Kyiv, Ukraina, tak tahu ada perang yang tengah berkecamuk di luar jendela rumahnya. Kabar soal invasi Rusia ke Ukraina tampaknya tak sampai di telinga Vova. Dia tak mengerti arti sirene yang terus berdengung di luar sana.

Dia juga tak menyadari kehancuran yang disebabkan ledakan bom Rusia di kota tempat tinggalnya. Sang ibu, Natalia Komarenko, mengaakan bahwa Vova membutuhkan obat anti- kejang hampir sepanjang waktu. Namun, perang membuat obat menjadi hal yang sulit untuk didapat. “Kami tidak bisa mendapatkan obat-obatan yang kami butuhkan.”

Kondisi Vova membuat perjalanan jarak jauh menjadi sangat berisiko. Alih-alih pergi ke kawasan evakuasi, Natalia dan Vova hanya bisa bersembunyi di koridor apartemen dan kamar mandi. Vova dan Natalia hanya satu dari ribuan keluarga di Kyiv yang tak dapat meninggalkan kota karena kondisi kesehatan. Berdasarkan data salah satu lembaga amal yang menyatukan kelompok disabilitas di Ukraina, hanya 20 sampai 50 dari 1.247 keluarga dalam kelompok tersebut yang bisa melarikan diri dari Kyiv.

Forum Disabilitas Eropa memperkirakan ada 2,7 juta penyandang disabilitas di Ukraina. Menurut organisasi lain, Inclusion Europe, ada sekitar 261 ribu penyandang disabilitas di Ukraina yang sangat rentan terhadap konflik. Peluang mereka untuk keluar dari Ukraina sangatlah tipis. 
 
Hal yang sama juga terjadi pada Vika, pengidap cerebral palsy dan asma. Daryna mengatakan, Vika perlu melanjutkan terapi fisiknya. Padahal, Vika sudah mulai kehilangan keseimbangan, sering jatuh saat berjalan. Perjalanan itu membuat kondisi Vika memburuk.
Namun, asma membuat Vika terus mengeluarkan batuk kering dan sesak napas. “Pada malam hari, Vika mulai kejang. Vika terakhir kali kejang saat usianya masih 5 tahun,” ujar Daryna. (Sonia/MG)

Sumber : cnnindonesia.com

#KabarBijak 
#KamiBijakChannel
#GenggamDuniaTanpaSuara

Jangan lupa subscribe, tinggal komentar, dan share. 
KamiBijakID Channel: http://bit.ly/KamiBijakIDChannel    

Follow kami juga di sini: 
Website: http://bit.ly/KamiBijakcom   
Instagram: http://bit.ly/KamiBijakIDInstagram   
Facebook: http://bit.ly/KamiBijakIDFacebook  
TikTok: http://bit.ly/KamiBijakIDTikTok   

Terima kasih sudah menonton, Like, Follow, dan subscribe Anda sangat berarti bagi kami untuk menambah semangat membuat konten yang lebih bermanfaat.