BijakFun

Sandra David, Guru dari Inggris Ingatkan Pentingnya Pendidikan Bahasa Isyarat

Sandra David adalah guru asal Inggris yang sudah mengajar murid Tuli di Sekolah Frank Barnes, London tak kurang dari 33 tahun.

517   views

Kamibijak.com, Hiburan – Ada yang berbeda di salah satu ruang kelas The Little Hijabi Homeschooling, Jumat (7/2/2020). Seorang guru bule terlihat serius memperhatikan suasana belajar mengajar anak tuli di ruangan itu.

Dia lah Sandra David. Wanita yang biasa dipanggil Sarah ini merupakan warga negara Inggris, pengajar murid Tuli di Sekolah Frank Barnes, London selama 33 tahun lamanya. Kehadirannya di sekolah Little Hijabi ialah untuk melihat cara mengajar dari guru-guru disekolah ini.

"Saya diajak oleh Nick untuk ikut melatih para guru disini agar cara mengajarnya lebih baik. Dan selama satu minggu ini saya akan memantau mereka agar kedepannya dapat memberikan pelatihan yang tepat bagi para guru," ujar Sandra ketika ditemui tim Kamibijak.

Karena pada bulan Juli mendatang, Sarah akan memberikan pelatihan kepada para guru di Little Hijabi mengenai penggunaan bahasa isyarat dalam mengajarkan anak-anak disabilitas tuli. Langkah ini mendapatkan respon yang baik dari para guru.

Seperti yang disampaikan salah seorang guru di The Little Hijabi Homeschooling, Ida. Dia adalah guru dengar yang mengajar murid dengan sindrom down dan murid Tuli.

Ida mengakui banyak hambatan yang dirasakan saat mengajar anak-anak penyandang disabilitas. Semangat belajarnya tak jarang menurun. Namun dengan berbagai pendekatan kepada anak-anak itu, mereka pasti mau belajar kembali.

"Pertama kita harus mengetahui situasi anak itu. Kekurangannya, dan kebutuhan apa saja. Selanjutnya saya akan cari materi yang cocok dengan anak-anak disini. Kerap kali anak-anak itu suka marah dan saya harus mencari cara agar anak ini mau kembali belajar dan bersosialasi dengan teman-temannya," terang Ibu Ida.

Hal yang sama juga dirasakan oleh seorang guru tuli bernama Joan yang juga mengajar anak-anak tuli. Menurutnya kemampuan setiap anak dalam menerima pelajaran berbeda-beda.

"Kemampuan tiap anak berbeda. Guru selalu menyiapkan diri dan mempelajari dulu kemampuan murid yang akan diajarnya. Penggunaan bahasa isyarat yang baik sangat penting dalam mengajar," tegas Joan.

Penggunaan bahasa isyarat kepada anak-anak tuli dinilai sangat penting bagi pertumbuhan anak tersebut. Anak-anak Tuli memiliki kelebihan dalam hal visual, dan guru perlu menggunakan bahasa isyarat dalam mengajar.

Walaupun masih ada beberapa Sekolah Luar Biasa (SLB) yang masih menggunakan bahasa oral dan isyarat SIBI yang rupanya membuat teman-teman tuli kurang paham.

Sebelum mengakhiri perbincangan Sandra mengungkapkan kecintaannya pada Indonesia dan menganggapnya sebagai rumah kedua bagi wanita paruh baya ini.

"Saya cinta Indonesia, saya merasa seperti di rumah. Makanan disini memiliki cita rasa yang pedas, dan saya sebelumnya pernah bekerja di India yang memiliki kultur makanan serupa dengan Indonesia. Tetapi disini memiliki variasi makanan yang beragam," ujar Sandra.  Didampingi oleh Nick yang juga sama-sama warga negara Inggris, ia sudah lama tinggal di Indonesia selama 12 tahun, dan sering bekerjasama sekolah –sekolah Luar Biasa dalam menyebarkan pentingnya pembelajaran bahasa Isyarat.

----
Jangan lupa subscribe, tinggal komentar dan share.
KamiBijakID Channel: http://bit.ly/KamiBijakIDChannel

Follow kami juga di sini:
Website:http://bit.ly/KamiBijakcom
Instagram: http://bit.ly/KamiBijakIDInstagram
Facebook: http://bit.ly/KamiBijakIDFacebook

Terima kasih sudah menonton, Like, Follow dan subscribe Anda sangat berarti bagi kami untuk menambah semangat membuat konten yang lebih bermanfaat.

==============
Tag: bahasa isyarat,x,pendidikan,guru bahasa isyarat,guru,sandra david,the little hijabi homeschooling,frank barnes,bekasi,kamibijak