BijakFun

Kisah Triyono Yang Mengangkat Derajat Kaum Disabilitas

Triyono menggagas transportasi “Difa Bike “ yang bisa memudahkan kaum disabilitas bepergian

87  views

KamiBijak.com, Hiburan – Kaum disabilitas kerap mengalami kerepotan mengakses transportasi. Hal ini yang dialami Triyono. Delapan tahun lalu, ia kesulitan memperoleh transportasi untuk membawa kursi roda dan dirinya menuju suatu tempat di Yogyakarta. 

Kisah Sukses Triyono, Penyandang Disabilitas Asal Yogyakarta yang Sukses  Rintis Ojek Khusus Difabel - Halaman 2 - Tribunjogja.com

“Adanya hanya bus, itu pun dari satu titik ke titik yang sudah ditentukan, artinya tidak bisa sampai di depan rumah,” Ucap Triyono.

Diambil dari pengalamannya, Triyono merintis moda transportasi yang bisa memudahkan disabilitas. Lulusan S-1 Peternakan, Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta (2007), ini memulai operasional Difa Bike dan meresmikannya pada Desember 2015 menjadi CV Difa Lintas Transindo (Difa Bike Indonesia). Triyono merupakan pendiri sekaligus CEO-nya.

Perusahaannya ini memodifikasi sepeda motor dan menyediakan boks motor untuk ditumpangi penumpang dari kalangan disabilitas. Pengemudi ojek Difa Bike juga kaum difabel dan memiliki surat izin mengemudi.

Triyono menyebutkan, Difa Bike merupakan penyedia transportasi online yang profesional. Pengemudinya ditempa agar berjiwa kompetisi, melayani penumpang, berintegritas, berpakaian rapi, dan bertutur kata yang baik. 

“Saya menanamkan nilai-nilai seperti ini, agar usaha ini tidak di-cap sebagai pemberdayaan yang berbelas kasihan,” tutur pria yang kehilangan kemampuan berjalan akibat polio saat masih berusia dua tahun.

Difa Bike, menurut Triyono, memiliki lebih dari 1.300 anggota. Ini indikasi Difa Bike diminati masyarakat sebagai pilihan moda transportasi.

Sulit Mobilitas, Begini Latar Belakang Lahirnya Inovasi Transportasi  Disabilitas Difa Bike - Disabilitas Liputan6.com

“Sepeda motor Difa Bike didesain bisa membawa kursi roda, sehingga pengguna kursi roda bisa naik dengan nyaman. Selain itu, kendaraan ini juga didesain dengan colorful. Driver yang membawa Difa Bike ini juga teman disabilitas,” ungkap wirausaha kelahiran Sukoharjo pada 21 Juni 1981 ini. Awak kerja Difa Bike sebanyak 26 orang untuk mengembangkan jangkauan operasional di Yogyakarta.

Difa Bike memiliki empat layanan di aplikasi, yaitu city tour, transportasi, cargo dan kurir, serta layanan pijat. “Driver kami juga sudah terlatih dalam Bahasa Inggris karena Yogyakarta merupakan kota wisata sehingga banyak pelancong yang datang ke sini,” ucapnya.

Kreasi Difa Bike ini mengambil minat 25 negara yang menyambangi kantornya di Yogyakarta untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pengalaman Triyono itu. Ojek disabilitas besutan Difa Bike ini disebut-sebut sebagai ojek disabilitas yang pertama di dunia. (MG/Dicky)

Sumber: swa.co.id

 
Jangan lupa subscribe, tinggal komentar, dan share. 
KamiBijakID Channel: http://bit.ly/KamiBijakIDChannel   
 
 

Terima kasih sudah menonton. Like, Follow, dan subscribe Anda sangat berarti bagi kami untuk menambah semangat membuat konten yang lebih bermanfaat.