Kisah Indriwati: Ojol Perempuan Penyandang Tuli yang Bekerja di Tengah Pandemi Corona

Kisah Inspiratif driver ojek online wanita tuli Indriwati yang tetap semangat bekerja dan pantang menyerah di tengah pandemi COVID-19 demi membantu

1061   views

Kamibijak.com, Bincang Isyarat. Menjadi disabilitas bukan halangan seseorang untuk tetap bekerja dan menafkahi keluarga. Seperti yang dilakukan wanita asal Depok bernama Indriwati. Penyandang disabilitas tuli ini bekerja sebagai driver ojek online, membantu suaminya mencari nafkah. Meski di tengah pandemi COVID-19 sekalipun, Dia tetap semangat bekerja. 

Wanita berumur 31 tahun ini sudah dua tahun menjadi driver ojek online. Indri membantu suaminya mencari nafkah dengan menerima pesanan ojek online di daerah Jakarta. Sama seperti dirinya, suaminya juga merupakan penyandang disabiltas tuli yang bekerja di bengkel perbautan. Mereka memiliki satu anak laki-laki berumur 6 tahun yang sebentar lagi akan masuk jenjang dekolah dasar.

Selama bekerja sebagai driver ojek online, suaminya sangat mendukung dengan catatan tidak bekerja hingga malam hari. “Saya pergi kerja, anak dititipkan pada ibu. Suami mendukung saya bekerja, asal pulang jangan malam, batas jam 7-8,” ucapnya saat diwawancarai reporter kamibijak.com melalui siaran langsung Instagram.

Pandemi COVID-19 seperti saat ini menjadi tantangan bagi driver ojek online, tidak terkecuali bagi dirinya. Pesanan ojek online menurun karena banyak masyarakat yang bekerja di rumah. Pengguna jasa ojek online dirasakan Indri berkurang. Terlebih ada kebijakan PSBB, pesanan yang didapat tidak seramai saat sebelum PSBB. Pemasukan pun menurun.

“Agak sepi, sebab saya tidak ambil orderan ojek angkut penumpang demi jaga jarak. Lebih banyak order di gofood dan gosend. Sore lebih ramai orderan,” ungkapnya.

Sebagai driver ojek online, tentu saja dirinya masih bisa bekerja dengan mengambil seperti mengirim barang dan membeli makanan atau minuman. Indriwati merasa tidak takut dalam menjalankan pekerjaannya meski harus menemui banyak orang selama masa PSBB ini. Pastinya Indriwati selalu waspada dan berhati-hati supaya dirinya tidak terpapar virus corona selama dirinya bekerja.

“Tidak takut. Asal tetap lengkap, memakai masker dan rajin cuci tangan. Jarak satu meter. Tidak sentuh langsung, pakai siku. Barang ditaruh di depan pintu/pagar, kirim fotonya. Uang tip diamplopin,” ujarnya.

Saat bekerja, Indri selalu mengenakan masker milik pribadi meskipun perusahaan tempat dirinya bekerja sebagai driver ojek online juga memberikan masker untuk mitra driver ojek onlinenya. Ia mengaku tidak sempat datang untuk mengambil masker yang telah disiapkan untuk dirinya.

Dia berharap supaya wabah pandemi COVID-19 bisa segera berakhir dan membuatnya bisa kembali menerima pesanan untuk mengangkut penumpang sehingga bisa meningkatkan penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari. Dia juga meminta kepada teman tuli yang juga merupakan driver ojek online supaya  tetap semangat ambil order dan jangan pilih-pilih.

Sumber:
Tim Liputan Kamibijak.com (Rabu, 6 Mei 2020)

----

Jangan lupa subscribe, tinggal komentar dan share.
KamiBijakID Channel: http://bit.ly/KamiBijakIDChannel

Follow kami juga di sini:
Website:http://bit.ly/KamiBijakcom
Instagram: http://bit.ly/KamiBijakIDInstagram
Facebook: http://bit.ly/KamiBijakIDFacebook

Terima kasih sudah menonton, Like, Follow dan subscribe Anda sangat berarti bagi kami untuk menambah semangat membuat konten yang lebih bermanfaat.